Feed aggregator

Kelas Pemuridan dengan Baca Buku (PBB) dengan Buku Experiencing God

RSS Blog Sabda - 11. April 2022 - 7:20

Membaca buku selalu membuat saya bersemangat, terutama buku-buku yang dipakai Tuhan untuk membina dan memperlengkapi anak-anak Tuhan. Demikian juga buku Experiencing God (EG) yang ditulis oleh Henry Blackaby. Saat membaca buku ini, hati saya seperti terangkat karena mendengar kerinduan Tuhan dan merasakan keinginan Dia untuk berelasi dengan anak-anak-Nya. Sesudah mulai membaca halaman demi halaman, susah untuk berhenti ... (salah satu tanda buku yang baik).

Tuhan membuka jalan saat pengurus SABDA membuat rencana kuartal I dengan mengadakan zoominar seri GoGOD!. "Wow ... kok pas banget", kata saya. Maka, singkat cerita, saya pun mengajukan diri untuk membawakan salah satu seri GoGOD! ini, yaitu Experiencing God. Pada saat yang sama, saya juga mengajukan usul ke penanggung jawab Klub Baca Buku SABDA (KBBS) untuk membuka kelas "Pemuridan dengan Baca Buku (PBB)" dan memakai buku EG ini sebagai buku pertama untuk didiskusikan.

Puji Tuhan, Teman-teman mendukung diadakannya kelas PBB. Jadi, mulailah dipromosikan dan hasil akhirnya ada 13 orang yang mendaftar. Kelas PBB membutuhkan komitmen tinggi dari pesertanya karena selama 1 bulan, mereka akan mendiskusikan buku EG, 1 Bab setiap hari. Btw, buku EG memiliki 26 Bab dan platform yang dipakai untuk berdiskusi adalah grup WA.

Saya menolong grup ini dengan menjadi fasilitator dan tugas saya adalah memosting pertanyaan di grup WA setiap hari, sesuai dengan tema yang sedang dibahas. Pertanyaan dibagi menjadi 3 bagian: "Kisahku", "Masalahku", dan "Tolonglah Aku". Puji Tuhan, dari 12 peserta yang mengikuti PBB, ada 10 orang yang bertahan sampai akhir. Mereka adalah: Ibu Lily, Pak Suratman, Ibu Riana, Ibu Evie, Ibu Santi, Ibu Lucianna, Pak Hardi, Pak Bobby, Ibu Trivena, dan Sdri. There.

Struktur buku EG dibuat untuk menjelaskan tentang 7 Realitas Mengalami Allah. Melalui kelas PBB ini, kami semua mendapat banyak berkat dan bertumbuh dalam pengenalan yang jelas bahwa Allah rindu berelasi dengan anak-anak-Nya, dan Allah terus bekerja hingga saat ini dengan mengundang kita bekerja dalam pekerjaan-Nya yang luar biasa. Saya secara pribadi serasa dibangunkan dari mimpi karena selama ini menganggap bahwa Allah hanya bekerja dalam hal-hal yang besar dan spektakuler, padahal dalam setiap langkah hidup kita (besar atau kecil) Allah selalu bekerja dan menuntun saya. Terima kasih kepada teman-teman PBB karena telah mau membuka diri berbagi hidup selama 1 bulan dengan seluruh peserta lain. Semoga tidak sampai di sini saja ya. Mari kita terus membangun relasi dengan Allah dan bertumbuh untuk bekerja dalam pekerjaan-Nya.

The Power of Bible Comic: Cara Seru Belajar Alkitab!

RSS Blog Sabda - 9. April 2022 - 10:46

Belajar Alkitab dengan komik? Wah, mungkin banyak orang masih asing mendengar hal ini. Atau, mereka justru bertanya-tanya bagaimana belajar Alkitab dengan komik. Saya sendiri juga tertarik lho dan baru kali ini juga mendapat penjelasan bagaimana belajar Alkitab dengan menggunakan komik. Sahabat SABDA pasti penasaran dari mana saya mendapatkannya? Ini nih, dari roadshow online The Power of Bible Comic!

Tepatnya hari Sabtu, 2 April 2022, SABDA memenuhi undangan roadshow dari Yayasan Nafiri Allah Terakhir (NAT). Karena ada kesamaan misi dalam mengembangkan pelayanan dan penjangkauan jiwa melalui media digital, SABDA menerima undangan tersebut. Secara spesifik, SABDA menyampaikan tentang penjangkauan melalui media komik. Acara roadshow ini diadakan pkl. 09.00 WIB melalui Zoom.

Presentasi kali ini diawali dengan penjelasan sekilas dari Ibu Yulia mengenai perjalanan pelayanan SABDA dalam mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan gereja/pelayanan supaya tetap relevan. Kami juga (sudah beberapa kali) melakukan perombakan struktur YLSA jika dirasa sudah kurang relevan untuk mengakomodasi kebutuhan dan pengembangan pelayanan SABDA.

Kemudian, presentasi mengenai Alkitab komik disampaikan oleh rekan saya, Kak Yudo, yang sudah lama berkecimpung di dunia komik. Dia punya hobi dan senang sekali menggambar. Kurang lebih 4 - 5 tahun, SABDA bekerja sama dengan Kingstone Comic dari Amerika, sebuah lembaga yang memproduksi komik digital berisi cerita-cerita Alkitab bergaya "komik Marvel", keren bukan? Eitts, tidak sampai di situ saja, yang lebih menarik lagi, komik Alkitab ini dibuat based on bible.  Komik Alkitab dari Kingstone berisi Alkitab dari Kejadian hingga Wahyu. Wooow ... bukan sembarang komik 'kan?!

Kak Yudo menjelaskan mengapa The Power of Bible Comic dapat mendukung banyak pelayanan, mulai untuk menjangkau kaum muda sampai mereka yang sudah berumur, tetapi masih berjiwa muda (seperti saya hehehehe) alias masih suka baca komik. Nah, ada 10 hukum komik yang menjadi alasan bagi kita untuk memakainya sebagai media penginjilan dan mendukung untuk belajar Alkitab:

1. Komik sangat relevan dengan budaya masa kini.
2. Komik juga melibatkan pembaca melalui visual dan cerita yang didapatkan.
3. Komik memiliki format yang efisien.
4. Dalam komik Kingstone juga memiliki catatan kaki sehingga memiliki nilai edukatif.
5. Komik mendorong anak-anak maupun orang dewasa untuk belajar literasi mengenai Alkitab.
6. Komik dapat efektif dicerna dan diingat melalui teks dalam balon obrolan dan gambar yang dilihat, yang disebut dengan istilah dual-coding theory of cognition.
7. Komik menarik secara visual.
8. Komik merupakan sarana penjangkauan media lintas budaya.
9. Komik menjadi sarana penjangkauan secara "Sosial Media" friendly.
10. Komik mampu menjadi jembatan kepada Alkitab.

Yang perlu menjadi catatan dalam penjangkauan melalui komik Alkitab ini adalah harus memiliki ekosistem yang baik. Tanpa adanya ekosistem yang baik, banyak kasus situs-situs komik Alkitab yang bagus namun semakin jarang dijumpai masa kini. Hal ini menjadi tantangan bagi SABDA dalam mempertahankan ekosistem yang baik tersebut.

Oh ya, ada penjelasan mengenai Panduan Paskah bersama Komik Kingstone juga lho. Wah, semakin menarik nih! Pendalaman Alkitab (PA) yang biasanya cukup serius ternyata bisa dibuat lebih fun dan menarik dengan komik Alkitab. Komik ini akan menolong kita untuk menghayati makna Paskah melalui tampilan visual yang digambarkan. Kita juga bisa memahami konteksnya dengan lebih jelas karena di setiap halaman komik juga dilengkapi dengan referensi ayat Alkitab. Jadi, kita tetap akan bisa menggali firman Tuhan berdasar Alkitab. Bagi para guru sekolah minggu, komik Alkitab ini akan sangat menolong proses mengajar anak-anak SM untuk mengenal Tuhan.

Melalui roadshow ini, saya menjadi semakin terbuka bahwa kita perlu kreatif dalam melayani. Ketika memberitakan firman Tuhan, kita tidak harus melakukannya dengan cara yang sama terus. Masih banyak alternatif lain yang bisa kita lakukan asal kita mau kreatif dan berusaha. Kita perlu menggunakan cara-cara baru dan hal-hal menarik untuk memberitakan injil.

Sekian cerita dari saya, jangan lupa kunjungi situs-situs komik ini ya ... ada Komik APP, Kingstone, Yesus Mesias. Yukkk kembangkan kreativitas kita dalam memberitakan Injil! Namun ingat, jangan sampai melenceng dari kebenaran Alkitab ya, Teman-teman ... Sampai jumpa dalam cerita selanjutnya. Tuhan Yesus memberkati.

Proyek Dubbing SABDA: Belajar Sambil Melayani

RSS Blog Sabda - 8. April 2022 - 13:10

Shalom Sahabat SABDA. Perkenalkan saya Nehemia, salah satu staf di divisi SABDA MEDIA dan saat ini merupakan staf termuda di YLSA. Saya akan berbagi pengalaman saya terlibat dalam salah satu proyek di SABDA yang merupakan kerja sama dengan Kingstone Comic Amerika. Nama proyeknya Dubbing/proses sulih suara animasi Komik Kingstone dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Proyek ini sudah cukup lama dikerjakan divisi SABDA MEDIA. Saya sudah terlibat dalam proyek ini sejak tahun 2020 hingga sekarang.

Animasi komik ini terdiri dari 2 kategori, yaitu Animated Bible/Animasi tentang Alkitab dan Motion Comic/Pertanyaan-pertanyaan tentang Alkitab. Dalam pengerjaannya, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Pertama, kita harus menyiapkan teks dan mencari pengisi suara (dubber) yang cocok dengan karakter. Jika sudah terpilih, dubber harus menonton video untuk mendapatkan contoh sesuai karakter masing-masing. Kedua, tahap rekaman. Dubber yang sudah melihat contoh dan latihan, akan rekaman sesuai tokoh yang diberikan kepadanya. Ketiga, memproses audio dengan membersihkan hasil rekaman dan memberi efek yang sesuai/mirip dengan suara asli. Ketika audio dirasa sudah ready, selanjutnya memasuki proses video mix, ini adalah tahap menggabungkan audio dengan visualnya (video). Yah, inilah gambaran singkat proses pengerjaan proyek ini.

Bagi saya, tahapan yang lumayan susah adalah mencari pengisi suara yang mirip atau menyerupai suara asli (baik intonasi, kecepatan membaca, gaya baca, dan lain-lain). Dalam mengerjakan bagian ini, saya kadang merasa bosan karena prosesnya panjang dan pengerjaannya cukup lama cukup dan menguras tenaga. Namun, ada juga kepuasan yang saya dapat ketika berhasil menyelesaikan beberapa video. Biasanya, saya menjadi bersemangat kembali ketika sudah berhasil menyelesaikan video.

Saya bersyukur bisa terlibat dalam proyek ini. Ada banyak pelajaran/keterampilan baru yang saya dapatkan selama mengerjakan proyek ini. Nah, pada kesempatan ini, saya mohon dukungan doa dari Sahabat SABDA agar proses pengerjaaan proyek ini cepat selesai. Tentunya, supaya hasilnya dapat segera digunakan masyarakat untuk belajar firman Tuhan. Sekian tulisan saya kali ini. Terima kasih. Tuhan memberkati. Immanuel!!!

SABDA Unboxing! On Air Now!

RSS Blog Sabda - 7. April 2022 - 14:56

Hai Sahabat SABDA, gimana nih kabarnya? Semoga semua dalam keadaan sehat.
Kali ini, saya akan bercerita tentang program baru dari Yayasan Lembaga SABDA, yaitu SABDA Unboxing. Sahabat SABDA mungkin sudah biasa mendengar kata unboxing. Biasanya sih dipakai oleh YouTuber atau content creator yang melakukan review produk. Menurut saya, kegiatan unboxing mereka seru! Saya bisa melihat mereka membuka dus/paket/kemasan dari produk dengan penuh ekspresi. Materi dan cara penyampaian mereka pastinya sudah disiapkan dengan baik dan ada riset mengenai produk yang mereka unboxing. Nah sama dengan program SABDA unboxing ini yang bertujuan untuk membantu Sahabat SABDA bisa mengenal lebih lagi produk-produk dari Yayasan Lembaga SABDA. Seperti yang Sahabat SABDA tahu bahwa produk SABDA itu banyak banget. Kalau dihitung pakai jari sih butuh lebih dari 10 orang .. hehe. Oke langsung saja ya saya akan bercerita mulai dari konsep acaranya.

Konsep acara SABDA Unboxing ini lebih condong ke talkshow dan penjelasan produk. Setiap Kamis, mulai April 2022, SABDA akan on air di InstagramLive akun @sabdaresouces pada pkl. 18.30 - 19.00 WIB. Nah, bagi Sahabat SABDA yang belum follow IG @sabdaresources, segera follow ya. Jangan lupa follow juga akun YLSA di @sabda_ylsa. Dalam SABDA Unboxing ini, kami melakukan unboxing produk SABDA satu per satu. Selain melakukan unboxing, kami juga membuka kesempatan bagi Sahabat SABDA yang ingin bertanya untuk mendapat penjelasan lebih mendalam tentang produk SABDA yang sedang di-unboxing. Gimana? Sudah bisa membayangkan serunya 'kan? Jadi, luangkan waktu dan jangan lewatkan untuk bisa mengikuti IG Live SABDA Unboxing ini yaaa ....

Setelah menjelaskan konsep acaranya, saya akan lanjut menceritakan di balik layarnya nih. Keberlangsungan SABDA unboxing ini didukung oleh tiga divisi. Ada Divisi Content yang mengatur semua jadwal unboxing, petugas, dan produk yang akan di-unboxing. Lalu, Divisi Medsos dan Digital Platform mendukung bagian teknis sebelum dan saat berlangsungnya acara, mulai dari setting kamera, lampu, aksesoris, sampai administrasi. Kapan-kapan, bisa juga nih saya buatkan video behind the scene-nya supaya Sahabat SABDA bisa melihat dan merasakan apa saja yang dilakukan oleh tim-tim ini.

Ada beberapa masalah yang kami alami, salah satunya audio. Karena memakai 1 frame dengan jarak handphone dan narasumber yang cukup jauh, jadi suara terdengar kecil ketika live berlangsung. Selain menemukan solusi untuk masalah audio ini, saya juga berharap alat untuk live bisa di-upgrade sehingga Sahabat SABDA dapat menikmati live dengan lebih baik. Nah, kalau Sahabat SABDA ada saran untuk masalah ini, boleh sharing lho ya ... kami sangat terbuka untuk masukan atau sharing dari Sahabat SABDA, terutama untuk dunia broadcasting.

Sekian blog dari saya kali ini. See you next time!

IG Live “Paket Paskah”

RSS Blog Sabda - 5. April 2022 - 16:14

Shalom semua, senang bisa kembali menyapa pembaca Blog SABDA. Semoga Anda dalam keadaan baik dan dalam anugerah Tuhan Yesus Kristus. Cerita kali ini tentang pengalaman saya ketika mengikuti IG live @sabda_ylsa yang membahas Paket Paskah. Live ini berlangsung pada Senin, 28 Maret 2022, pkl. 18.30 -- 19.00 WIB, dengan Melisa sebagai host, dan berkolaborasi dengan Santi, koordinator Divisi Content.

Oh ya, gimana persiapan Paskah teman-teman? Menjelang Paskah, pastinya banyak hal yang sudah dipersiapkan. Semangat ya, guys! Acara live kali ini dikemas dengan sesi tanya jawab. Narasumber mengupas Paket Paskah yang disediakan SABDA (kerja sama dengan mitra) dengan begitu informatif. Diawali dengan sedikit sharing tentang mengapa setiap orang Kristen perlu mempersiapkan Paskah sebaik mungkin? Karena Paskah adalah puncak karya keselamatan Kristus bagi manusia. Namun, sangat disayangkan karena masih banyak orang Kristen menganggap Paskah sebagai hal yang biasa-biasa saja atau mungkin dirayakan ya sebisanya. Ternyata, ada juga survei bahwa Paskah diidentikkan dengan tradisi-tradisi di luar makna Paskah, yang maknanya tidak berdasarkan Alkitab. Ada lho tradisi yang mengidentikkan Paskah dengan telur. Ini menjadi salah satu tradisi di luar makna Paskah yang sebenarnya.

Secara spesifik, Paket Paskah berisi bahan-bahan Paskah yang alkitabiah dan multimedia. Terdiri dari 2 jenis, Paket Paskah Kingstone Indonesia dan Paket Paskah SABDA Me+DIA. Paket Paskah Kingstone Indonesia merupakan kerja sama SABDA dengan mitra, Kingstone Comic dari Amerika. Berisi 1 set komik kingstone Indonesia (The Story - Kisah Kasih Abadi), komik Kristus 11 (Anak Domba Allah), komik Kristus 12 (Sang Raja). Selain itu, ada animasi, panduan studi Alkitab dengan komik, dan bonus. kingstone Indonesia ini sendiri bisa diakses di situsnya: https://kingstone.sabda.org. Nah, Paket Paskah SABDA Me+DIA berisi berbagai bahan multimedia video, animasi, klip, film LUMO, Tetelestai, The Bible Project, audio Alkitab, studi Alkitab, bahan berupa teks (artikel, renungan, drama Paskah, dll.).

Untuk mempersiapkan dan memaknai Paskah sesuai Alkitab, SABDA sendiri sudah mempersiapkan bahan-bahan Paskah 2022 sejak Februari. Apalagi Maret dan April ini, SABDA makin giat dalam memperlengkapi orang percaya dan gereja dalam persiapan Paskah. Nah, narasumber juga menyampaikan program-program persiapan Paskah dari SABDA. Apa saja itu? Ada kelas "Memahami Makna Paskah", Bedah Paskah Menurut Lukas, BaDeNo Paskah (program rencana baca multimedia Alkitab yang bertema Paskah), IG Live Paskah, PA Komik Paskah, Paket Paskah, Pustaka Paskah, dan masih banyak hal lainnya yang dilakukan untuk menyambut Paskah 2022. Semuanya itu disiapkan SABDA dengan maksimal untuk memfasilitasi setiap orang percaya untuk belajar dan memaknai makna Paskah yang sejati.

Dari mengikuti IG live @sabda_ylsa ini, saya mendapatkan banyak informasi dan referensi mengenai bahan Paskah. Tentunya ini sangat berguna untuk mempersiapkan Paskah di gereja juga. Bahan-bahan yang sudah dipaparkan bisa saya gunakan sesuai dengan kebutuhan saya. Saya lebih menyukai Paket Paskah Kingstone Indonesia karena firman Tuhan dapat digali dengan cara yang berbeda dan menarik. Ketika membaca komik, kita juga bisa melakukan studi Alkitab karena terdapat ayat-ayat referensi dari Alkitab di setiap halamannya. Kiranya tidak hanya saya, tetapi kita semua semakin semangat dalam menyambut Paskah 2022. Mari kita memahami karya penebusan Tuhan Yesus Kristus bagi kehidupan manusia. Selamat Paskah 2022! Imanuel!

Belajar Korespondensi Bersama YLSA

RSS Blog Sabda - 14. March 2022 - 13:10

Hai Sahabat SABDA … Puji Tuhan, saya berkesempatan menulis blog tentang korespondensi. Menurut saya, korespondensi adalah salah satu bagian penting dalam suatu lembaga sebagai upaya untuk menjalin relasi dengan pengguna, mitra, ataupun pengguna. Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) sudah sejak lama melakukan korespondensi kepada para pengguna, sahabat, dan mitra. Dengan adanya korespondensi, YLSA dapat berinteraksi/berkomunikasi dengan mereka meski tidak bertatap muka.

Walaupun bukan pertama kalinya saya berkecimpung dalam bidang ini, tetapi ketika berada di SABDA, saya menemukan pengalaman dan pelajaran baru dalam berkorespondensi. Saya sudah lama dan jarang melakukan korespondensi (formal), dan kini saya melihat perkembangan teknologi ternyata begitu memengaruhi sarana/platform yang digunakan. Tentunya, kita sudah tidak asing dengan email. Dahulu, kebanyakan orang menggunakan Yahoo Mail untuk berkirim surat, mengirim file-file tugas kuliah, bahkan untuk melakukan beberapa pekerjaan tertulis. Seiring perkembangan zaman, muncullah Gmail dan banyak orang telah menggunakannya.

Awal saya menggunakannya, Gmail masih dalam fitur standar untuk berkirim surat. Namun, lama-kelamaan Gmail terus berkembang dengan menambah fitur-fitur, seperti tab untuk mengategorikan email, fitur penyimpanan online, kalender, bahkan saat ini ada fitur yang memungkinkan untuk melakukan meeting online. Dengan perkembangan fitur-fitur ini, SABDA memanfaatkan Gmail dalam berbagai hal, salah satunya untuk melakukan korespondensi.

Merupakan hal baru bagi saya dalam membalas pertanyaan atau usulan dari pengguna menggunakan sistem Laban (Lahan Bantuan) yang terhubung ke Gmail SABDA. Awalnya, ketika saya di-training tentang korespondensi dengan menggunakan Laban, saya sempat kesulitan. Namun, ternyata cukup menarik juga untuk dipelajari. Sistem Laban dapat menghubungkan balasan pengguna dari aplikasi Android dan iOS, baik untuk produk Alkitab atau produk lainnya, dan juga menghubungkan dari Play Store ke Gmail SABDA. Ketika pengguna mengirim pertanyaan atau usulan, dalam sistem Laban akan memunculkan nomor urut respons pengguna. Saat mengirim balasan, akan muncul juga nomor urut email balasan yang harus dicatat di laporan supaya setiap pertanyaan dan balasan dapat di-tracking dan terkelola dengan baik.

Saya bersyukur dapat belajar hal-hal baru dari senior-senior saya, terutama Ibu Evie, Ody, dan Pingkan, yang tidak bosan saya ganggu. Mereka juga membantu saya dalam mengoreksi bahasa yang saya gunakan untuk membalas respons pengguna. Karena dalam korespondensi, SABDA memiliki standar dan ketentuan dalam membalas surat atau merespons pengguna. Selain itu, SABDA memiliki PimPro (pemimpin proyek) untuk mendistribusikan respons pengguna ke divisi yang bersangkutan supaya mendapatkan tanggapan/jawaban yang tepat. Misal, jika ada pertanyaan atau usulan tentang hal teknis, email akan didistribusikan ke divisi ITS. Jika berkaitan dengan kelas, akan didistribusikan ke divisi Live. Terkait dengan bahan-bahan, akan didistribusikan ke divisi Resources. Setelah mendapatkan jawaban, maka tim Humas akan mengirimkan jawaban tersebut kepada pengguna.

Bersyukur ada divisi Digital Platform yang juga sangat membantu tim Humas dalam mendistribusi email dari pengguna. Selain itu, ada tim ITS yang ikut terlibat mempersiapkan link kontak kami di setiap situs. Ke depan, kami berharap korespondensi dengan pengguna dan mitra SABDA dapat berkembang lebih baik lagi. SABDA akan terus berusaha meningkatkan mutu pelayanan berdasarkan saran atau masukan dari pengguna melalui email ylsa@sabda.org, melalui form yang tersedia di situs-situs YLSA, atau melalui kotak saran yang disediakan di Play Store - Android, atau App Store - iOS.

Sekian pengalaman saya dalam melakukan korespondensi di SABDA. Mohon dukungan doa dari Sahabat SABDA supaya kami, staf SABDA, dimampukan untuk mengelola setiap surat atau respons pengguna dengan baik. Kiranya apa yang sudah Tuhan percayakan kepada kami dapat dilakukan dengan bijaksana dan penuh sukacita. Tuhan menyertai kita.

 



Menghayati dan Memeriahkan PASKAH dengan BaDeNo

RSS Blog Sabda - 10. March 2022 - 15:06

Shalom Sahabat SABDA. Apa kabar? Kiranya semua dalam keadaan baik dalam Tuhan ya. Btw, sebentar lagi mau Paskah 2022, bagaimana nih persiapan Sahabat SABDA dalam menyongsong Paskah nanti? Semoga persiapan hati dan acaranya berjalan baik ya. Nah, ngomong-ngomong tentang Paskah, bahasan blog saya kali ini pas sekali lho. Saya akan berbagi tentang BaDeNo Paskah, yang pernah disampaikan oleh Ibu Evie dalam acara SABDA Live pada 2 Maret 2022. Bagi Sahabat SABDA yang belum mengikuti acaranya, yuk mampir di halaman situs SABDA Live. Eitz, sebelum mampir ke dokumentasinya SABDA Live, baca ceritaku terkait SABDA Live kemarin ya.

Jadi, ceritanya begini ... dalam acara kemarin, Ibu Evie membagi presentasinya menjadi beberapa bagian, yang masing-masing saling terkait tentunya. Pada bagian awal, Ibu Evie mengajukan pertanyaan terkait persiapan diri kita terkait Paskah. Ketika bertanya, Ibu Evie juga melihat kondisi yang tidak menentu di sekitar kita, mulai dari zaman dengan perubahan teknologi yang cepat sampai kepada efek yang timbul dari pandemi COVID-19. Melihat kondisi tersebut, Ibu Evie menekankan dengan tegas mengenai komitmen dan disiplin kita, sebagai orang percaya, yang harus dijalani selama pra-Paskah sampai Paskah. Kita jangan malah mengabaikan momen ini dengan membuat beragam alasan untuk "do nothing", tetapi lebih pada "do the best for God" di tengah kondisi yang serba sulit ini. Nah, Ibu Evie juga sempat sekilas menyinggung sejarah singkat terkait pra-Paskah yang biasa dilakukan 40 hari sebelum Paskah, yang dimulai pada hari Rabu. Kita biasanya menyebutnya dengan "Rabu abu". Biasanya, selama masa pra-Paskah, berbagai disiplin rohani dilakukan, seperti: berdoa, bersedekah, dan berpuasa/berpantang.

Lalu, bagaimana ya kira-kira pra-Paskah dan Paskah pada era serba digital ini? Nah, pertanyaan ini dijawab oleh Ibu Evie dengan PA Paskah yang multimedia dan sistematis selama tujuh minggu, sekaligus untuk memperkenalkan BaDeNo Paskah. BaDeNo merupakan singkatan dari Baca, Dengar, Nonton Alkitab. Dengan BaDeNo ini, diharapkan akan mendorong pengguna dapat berinteraksi dengan Alkitab secara teratur sehingga nantinya menumbuhkan kedisiplinan dan kehidupan Kristen yang bertumbuh pada era digital ini. Patut dicoba untuk Sahabat SABDA yang belum pernah menggunakannya! "BaDeNo Paskah" sendiri merupakan program 7+ minggu disiplin pra-Paskah dan Paskah dengan pendalaman alkitab secara multimedia dan sistematis, dengan tema-tema menarik setiap minggunya. Inilah tema-temanya:

- Minggu 1+: Nubuat Mesianik dalam PL dan Mazmur mengenai Kedatangan Sang Juru Selamat
- Minggu 2: Awal Minggu Sengsara/Minggu Terakhir Yesus Masuk ke Yerusalem Disambut sebagai Raja
- Minggu 3: Minggu Terakhir Yesus
- Minggu 4: Perjamuan Terakhir dan Doa Yesus
- Minggu 5: Yesus Ditangkap dan Diadili
- Minggu 6: Penyaliban dan Kematian Yesus
- Minggu 7: Kebangkitan Yesus
- Extra Lahirnya Gereja

Tidak lupa juga, Ibu Evie membagikan bagaimana cara ber-PA menggunakan BaDeNo Paskah ini. Dimulai dengan membaca/mendengar/menonton pasal hari itu, memilih ayat yang berkesan beserta alasan mengapa memilih ayat tersebut, pikirkan bagaimana ayat tersebut menolong pribadi kita dalam menghayati Paskah, dan yang terakhir temukan pelajaran penting, ambillah aplikasi, sharing pokok doa, dan bagikan. Selain dibagi secara personal, Sahabat SABDA juga dapat membagikannya di Grup Facebook Alkitab Setiap Hari. Luar biasa!

Dari acara SABDA Live kali ini, saya belajar bagaimana memanfaatkan media digital untuk membantu lebih lagi dalam menikmati Alkitab. Selain itu, saya juga belajar bagaimana ditolong untuk menghayati dan memeriahkan masa Paskah, minimal dimulai dari diri sendiri dengan ber-PA menggunakan BaDeNo Paskah. Dan tentunya, tidak lupa mengajak teman-teman lainnya untuk ber-PA dengan bahan dari BaDeNo Paskah ini. Yeah!

Akhir kata, semoga kita semua dapat memaknai Paskah tahun ini dengan benar! Shalom.

Mengenal Visi-Misi dan Tantangan SABDA Lewat IG Live Bertajuk “IT4GOD dan SABDA”

RSS Blog Sabda - 8. March 2022 - 13:45

Shalom, Pembaca Blog SABDA yang budiman. Apabila Anda mengikuti info seputar program dan pelayanan Yayasan Lembaga SABDA belakangan ini, Anda pasti tahu bahwa sejak 31 Januari lalu, pada hari Senin setiap 2 minggu sekali, pkl. 18.30 - 19.00 WIB, YLSA mengadakan IG Live melalui akun @sabda_ylsa. IG Live ini bertujuan untuk menyapa dan berbincang dengan Sahabat SABDA dalam format yang lebih santai, tetapi tetap dengan topik-topik yang tidak kalah menarik dan berbobot dibandingkan pertemuan-pertemuan daring YLSA lainnya yang lebih formal. Pada 28 Februari lalu, YLSA kembali mengadakan IG Live episode ke-3 dengan topik "IT4GOD dan SABDA", yang dipandu oleh Evie sebagai host, dan Ibu Yulia Oeniyati sebagai narasumber. Nah, inilah beberapa wawasan dari IG Live tersebut yang menurut saya cukup penting untuk dibagikan.

Pertama: Secara singkat, visi SABDA adalah IT4GOD (baca: IT for God), yaitu menggunakan teknologi bagi kemuliaan Tuhan. Istilah "IT4GOD" yang sudah sangat melekat pada SABDA ini cukup pendek dan "catchy" untuk mudah diingat serta cukup "self-explaining". Namun, Ibu Yulia menyampaikan bahwa tadinya pernyataan visi SABDA tidak sependek itu. Sayangnya, beliau tidak menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana persisnya kalimat pernyataan visi SABDA sebelumnya yang beliau maksudkan. Meski begitu, beliau menekankan bahwa sebelum istilah "IT4GOD" ditemukan pun, SABDA sudah menghidupi nilai-nilai IT4GOD sejak awal berdirinya.

Secara pribadi, menurut saya poin pertama ini sangat penting dan relevan bukan hanya untuk SABDA, tetapi untuk semua orang Kristen. Sebab, kita semua hidup di tengah dunia yang penuh dengan teknologi, bahkan kita juga hidup di dunia digital. Karena itu, cara kita menggunakan teknologi mencerminkan nilai-nilai iman yang kita pegang. Dan, jelas bahwa seperti halnya semua ciptaan, teknologi berasal dari Tuhan dan harus dipakai bagi kemuliaan Tuhan.

Kedua: Misi SABDA adalah untuk menjadi katalisator, fasilitator, dan infrastruktur bagi pelayanan digital dan biblical computing di Indonesia. Secara garis besar, SABDA ingin menjadi jembatan bagi -- dan bekerja sama dengan -- berbagai lembaga dan organisasi lain yang ingin terlibat dalam pelayanan di dunia digital.

Beberapa penekanan dalam bagian ini tampaknya juga berlaku untuk kita semua. Sebagai anggota tubuh Kristus, masing-masing kita diperlengkapi dengan karunia dan talenta yang tidak jarang berbeda, tetapi dapat saling melengkapi. Kita perlu bekerja sama dengan anggota-anggota tubuh Kristus yang lain jika kita ingin semaksimal mungkin membawa dampak bagi dunia di sekitar kita.

Ketiga: Selama lebih dari 25 tahun pelayanannya, tantangan terbesar SABDA adalah untuk tetap memegang visi dan misi yang Tuhan berikan meskipun di tengah berbagai masalah yang mungkin terjadi. Permasalahan akan datang silih berganti, tetapi jika kita bisa memegang keyakinan penuh terhadap kehendak dan visi Tuhan yang telah Dia berikan kepada kita, Tuhan akan menyediakan jalan keluar untuk berbagai permasalahan yang mungkin kita hadapi (mis. finansial, sumber daya manusia, dsb.) dengan cara yang mungkin tidak pernah kita duga.

Terlepas dari visi apa pun yang Tuhan berikan kepada kita, mari tetap berpegang pada visi tersebut. Tuhan yang memercayakan visi tersebut kepada kita adalah Tuhan yang hebat, yang masih berkarya sampai hari ini, dan yang terus mendorong kita untuk mengerjakan apa yang Dia inginkan. Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan!

Demikianlah beberapa hal singkat yang dapat saya bagikan. Jelas, masih ada banyak hal lain yang tidak dapat tercakup dalam tulisan ini. Karena itu, saya mendorong Anda untuk menonton arsip dari IG Live ini guna mendapatkan wawasan yang lebih utuh tentang setiap hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Jadi, silakan simak selengkapnya di: https://instagram.com/tv/CahXLdaj80S. Baca juga tulisan blog dari Sandra dan Melisa tentang dua episode IG Live sebelumnya di tautan-tautan berikut:

Akhir kata, terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan ini. Kiranya dapat menjadi berkat. Sampai jumpa lagi di tulisan selanjutnya. Tuhan Yesus memberkati.

Asyiknya Belajar dengan Komik Alkitab

RSS Blog Sabda - 4. March 2022 - 10:56

Belum lama ini, tepatnya 25 Februari 2022, SABDA Biblical Engagement mengadakan seminar seri GoSABDA! "Studi Ber-Komik Alkitab". Ketika membaca judul seminar ini, hati saya begitu senang. Saya jadi teringat semasa kecil akan serunya membaca komik Alkitab bersama adik-adik dan ibu. Ya, itulah salah satu pengalaman masa lalu saya yang menyenangkan. Saya rasa anak-anak muda masa kini pun tertarik belajar firman Tuhan melalui komik Alkitab.

Nah, sharing dari seri GoSABDA! kali ini disampaikan oleh Kak Yudo dan Kak Pio . Sebenarnya, sharing mengenai studi dengan komik Alkitab ini bukanlah pertama kali disampaikan oleh tim Multimedia SABDA. Walau bukan yang pertama kali, selalu saja ada hal-hal baru yang disampaikan. Mereka selalu bisa membawa kami untuk menyadari betapa serunya menikmati komik Alkitab.

Kak Yudo dan Kak Pio memulai presentasi dengan menjelaskan tentang "10 Hukum Komik". Bagian ini menunjukkan bahwa kegiatan membaca komik Alkitab tidak hanya berfokus pada cerita dan desain gambar yang bagus. Meski komik Alkitab itu menyenangkan untuk dilihat, tetapi kita juga perlu membacanya dengan serius agar kita pun tahu apa yang Tuhan inginkan melalui kebenaran firman Tuhan. Lantas, bagaimana kita bisa membaca komik-komik Alkitab ini?

Yayasan Lembaga SABDA (YLSA )bermitra dengan Kingstone Comics dari Amerika, sebuah lembaga yang memproduksi komik digital berisi cerita-cerita Alkitab bergaya "Marvel Comic". Ada 72 buku komik yang siap dibaca secara online dan dimanfaatkan untuk melakukan studi Alkitab, baik secara pribadi maupun berkelompok. Komik Alkitab ini sangat mendukung untuk melakukan studi Alkitab karena di setiap halaman komik terintegrasi dengan bahan-bahan multimedia Alkitab. Belajar firman Tuhan akan menjadi lebih mudah, alkitabiah, tetap relevan, dan menyenangkan.

Dalam sesi tanya jawab, ada peserta yang penasaran dan bertanya, "Bagaimana cara ber-komik Alkitab, sebab belum tahu cara menggunakannya?" Tentang hal ini, kami sudah menyediakan panduan PA dengan komik Alkitab. Kami sendiri di pelayanan YLSA sudah menggunakan panduan ini dalam PA kelompok kami. Bersyukur panduan PA yang sudah disediakan dapat digunakan oleh gereja-gereja dan beberapa komunitas pemuda.

Pertanyaan tersebut dapat memberikan perspektif baru bagi peserta, terutama mereka yang selama ini takut jika fokus anak-anak muda terhadap Alkitab dialihkan ke komik. Hmm ... rasanya hal itu tidak benar karena dalam komik Alkitab ini, setiap halamannya terhubung dengan Alkitab digital dan sumber-sumber referensi berkualitas lainnya. Kita, khususnya generasi muda, pun dapat langsung membagikan konten melalui barcode yang tersedia. Asyik dan relevan bukan? Studi dan komik Alkitab bukanlah hal yang terpisah, melainkan bisa terhubung satu sama lain. Di PPA gereja saya pernah juga melakukan studi Alkitab dengan menggunakan komik Alkitab Kingstone Indonesia. Kebanyakan yang hadir saat itu adalah pelajar SMU hingga kuliah. Saya melihat bagaimana kami sangat terberkati melakukan studi Alkitab dengan komik Alkitab, sebab ada panduan PA dan kami bisa merefleksikan firman Tuhan melalui pertanyaan yang terdapat dalam komik tersebut.

Bagaimana dengan Anda? Apakah masih suka bosan saat baca Alkitab? Yuk baca komik Alkitab! Saya berharap Anda semua akan semakin mencintai Alkitab . Tuhan kita baik dan kreatif, Ia bekerja aktif memakai anak-anak-Nya agar kita bisa semakin mengenal dan memahami kehendak-Nya.

Yuk lakukan studi ber-komik Alkitab dan ajak teman, keluarga, dan rekan pelayanan Anda ya!



Kelas Dasar-Dasar Iman Kristen 1 (DIK 1) Seru Abissss

RSS Blog Sabda - 23. February 2022 - 9:17

Hai Pembaca blog SABDA yang setia. Senang banget rasanya dapat menyapa teman-teman semua. Kali ini, saya akan berbagi berkat yang saya dapatkan selama memoderasi kelas DIK 1. Kelas DIK ini merupakan kelas yang setiap tahunnya wajib dibuka untuk orang Kristen awam karena merupakan dasar untuk belajar pokok-pokok penting dari ajaran iman Kristen yang alkitabiah. Aku juga bersyukur karena bersama tim Live dapat membagi modul DIK ini menjadi 2 modul, yaitu DIK 1 dan DIK 2. Mengapa? Karena modulnya sangat padat sehingga kami harus meremajakannya dan akhirnya selesai sebelum kelas dimulai. Dalam kelas DIK 1 ini, peserta dapat belajar mengenai Penciptaan Alam Semesta, Penciptaan Manusia, Setan, Kejatuhan Manusia, dan Manusia Kedua dari Tuhan.

Sebelum diskusi dimulai dalam kelas, terlebih dahulu peserta mendapatkan materi utama yang disampaikan oleh Ibu Yulia melalui Zoom dan YouTube pada Rabu, 9 Februari 2022. Setelah itu, Kamisnya diskusi dimulai dari pelajaran 1, dan begitu seterusnya sampai Selasa, 15 Februari 2022. Setelah itu, Rabu, 16 Februari 2022, seluruh peserta serta moderator kelas (Ibu Yulia, Bima, Evie, dan saya sendiri) mengevaluasi seluruh proses kelas yang berlangsung selama seminggu melalui Zoom dan YouTube SABDA Alkitab.

Sebanyak 108 peserta mengikuti kelas diskusi ini dan dalam perjalanan diskusi sebanyak 97 orang yang akhirnya dapat menyelesaikan diskusi dengan baik. Kelas ini merupakan kelas kedua yang dibuka tahun ini setelah kelas DAD (Doktrin Allah Dasar) pada Januari lalu. Di kelas DIK 1 (kelas yang saya moderasi), berjalan dengan sangat seru. Di dalamnya dipenuhi dengan orang-orang yang berpikiran kritis dan mau belajar lebih dalam. Ini sangat bagus karena pengetahuan kita tentang firman Tuhan tidak akan dangkal lagi dan tidak mudah ditenggelamkan oleh zaman yang terus berkembang. Bahkan, Pak Yuke, salah satu peserta, bilang beberapa kali dalam pembahasan hampir seperti mau "melompat pagar".

Untuk referensi-referensi yang dibagikan, cukup banyak dan saling melengkapi peserta. Setiap kali saya merangkum kelas, baru kali ini sumber referensinya hampir sama banyaknya dengan referensi yang diambil dari Alkitab. Saya juga setuju dengan rekan-rekan di kelas DIK 1 bahwa ini memang salah satu grup yang cukup seru. Selain pesertanya adalah orang-orang berkompeten, dinamika diskusi berjalan aktif di sepanjang waktu. Sangat dinamis, baik pagi, siang, bahkan malam hari.

Setiap topik dari pertanyaan 1-10 tersampaikan di kelas. Yang paling terlihat ramai saat mendiskusikan mengenai istilah "Creation Ex Nihilo" pada hari pertama. Wah, itu cukup ramai karena ada perbedaan pandangan di antara peserta. Puji Tuhan, bagian ini bisa dikaji dengan baik melalui referensi dan diskusi sehingga yang didapatkan bukanlah debat tak berujung. Namun, hasilnya bisa diterima dengan baik. Selebihnya, di topik lain juga sangat seru menurut saya. Topik Setan misalnya. Baru kali ini, saya memoderasi kelas sampai minggu dan masih on terus sampai malam hari.

Overall, saya sangat senang dan bersyukur dapat belajar dengan rekan-rekan kelas DIK 1-4. Saya bersyukur untuk kebersamaan selama seminggu ini. Namun, semuanya dapat dipelajari dari modul karena hanya 10 pertanyaannya. Jadi, masih banyak yang bisa dikaji dari setiap poin modul serta referensi lain yang menunjang. Harapan saya, seluruh peserta DIK 1 dari kelas 1/2/3/4/5 terus giat belajar. Dalami lebih lagi sumber utama, yaitu Alkitab, dan referensi lainnya. Dasar Iman Kristen adalah Firman, karena Firman itu adalah Allah sendiri. Sampai bertemu lagi di bagian kedua dari kelas DIK 2. Soli Deo gloria!



Komentar


Syndicate content